www.siagakupas.com
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Senin, 25 Mei 2026
 
Kunjungan Kerja Komisi IV DPR RI ke Siak, Petani Keluhkan Mahalnya Harga Pupuk
Editor: | Kamis, 11-11-2021 - 23:00:43 WIB

TERKAIT:
   
 

Siagakupas.com, Siak- Bupati Siak Alfedri menerima kunjungan kerja komisi IV DPR RI ke kabupaten Siak. Tujuan kunjungan kerja ini untuk meminta masukan berkaitan dengan program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR), yang berlangsung di PT Inti Indosawit. 

"Hari ini kami menerima kunjungan kerja  komisi IV DPR RI ke kabupaten Siak. Untuk melihat program PSR di kabupaten Siak khususnya, hari ini di kampung Bukit Harapan, Kerinci Kanan,"ujar Alfedri di temui usai acara, di Bukit Harapan, kecamatan Kerinci Kanan, Siak Kamis (11/11/20201).

Lanjutnya, target program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) di kabupaten Siak 22 ribu hektar, namun yang baru terrealisasi hanya 3,800 hektar penyebanya ada berbagai faktor.

"Diantaranya, sertifikat tanah yang warga miliki menjadi anggunan di Bank, kemudian balik nama yang belum selesai, dengan kunjungan kerja DPR RI ini menjadi dorongan bagi kami, bagaimana nanti bisa di selesaikan melalui kerjasama dengan BPN dan Pengadilan Negeri,"kata Dia. 

Diskusi yang berlangsung hangat antara anggota DPR RI dan petani meminta bagaimana harga pupuk bisa lebih murah. Kemudian para petani sawit ingin ada penghasilan jelang lahan sawit mereka yang masuk program peremajaan jelang panen. 

"Mereka minta ada puluk supsidi dari pemerintah, karena pemilik di bawah lahan 2 hektar mendapatkan pupuk supsidi. Kemudian ada sumber kehidupan mereka ini menjelang sawitnya di panen, tentu ini bisa di lakukan melalui tanaman tumpang sari. Kita juga punya program tumpang sari bagi repanting termasuk ada program dari Kementrian Pertanian,"terangnya.

Anggota DPR RI Dedi Mulyadi kehadirannya ke kabupaten Siak untuk menyerap masukan dari para petani, perusahaan dan pemerintah daerah terkait rendahnya realisasi program PSR. 

"Kami mendorong perusahaan membuka ruang bagi para petani, yang masuk program PSR. Ada rentan waktunya panjang jelang sawit mereka panen, mereka ekonomi produksi bisa memanfaatkan areal tanah perkebunan. Di areal itu bisa di tanami jagung, ubi dan lain-lain,"kata dia. 

Hasil penelitian Litbang Pertanian tidak masalah lahan perkebunan itu, ada tanaman tumpang sari. Sehingga tidak nunggu hasil panen sawit. Kami mendorong juga pemerintah khusus pupuk Indonesia jual pupuknya jangan terlalu tinggi, agar para petani punya kecukupan pembiayaan untuk pemeliharaan kebun dan produksi. 

"Kami seneng dengan pak Bupatinya respon dan selama ini memberikan perhatian khusus terhadap masyarakat, para petani sawit,"kata mantan Bupati Purwakarta itu.



 
Berita Lainnya :
  • Kunjungan Kerja Komisi IV DPR RI ke Siak, Petani Keluhkan Mahalnya Harga Pupuk
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 14 Pengacara Dampingi Istri Korban Pembunuhan Sadis Adieli Zebua, Dan Resmi Buat Laporan Ke Polsek Tenayan Raya
    2 Lurah Pematang Kapau Tar Ajaman S.Sos Pekanbaru Serahkan Bantuan Sembako 943 paket melalui RT/RW
    3 SMP Negeri 1 Idanogawo di Duga Keluarkan SKL Tanpa Nilai Siswa, Kadis Pendidikan : Akan Kita Tindak Lanjuti
    4 Serah Terima Jabatan Bupati dan Wakil Bupati Rokan Hilir, 2021-2026
    5 Kopdagrin Kembali Melatih Pembatik Empat Kecamatan di KUANSING
    6 Polres Dumai Bekuk Dua Kurir Bersama ± 23 Kilogram Shabu Dan 19.937 Butir Pil Ekstasi
    7 Kades Orahili Ulunoyo Sukadamai Ndruru Mendata Ulang Masyarakat Yang Menerima BLT Tahun 2021
    8 Miris, Atlet Riau untuk PON Papua Cuma Dibekali Sarapan Pagi Roti Bakar dan Susu Kotak
    9 Pembunuhan Sadis Yang Terjadi di Pelalawan Seperti Adegan Film Horor
    10 Bupati Kampar Pimpin Do’a Dan Sholawat Bersama Agar Dijauhkan Dari Bencana dan Wabah
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan