Pemkab Pelalawan akan Salurkan Bansos untuk Janda Tua dan Yatim Piatu Tahun Depan, Pupuk Gratis Bagi Petani
Editor: | Rabu, 10-11-2021 - 11:42:59 WIB
Siagakupas.com, PELALAWAN - Pemerintah Kabupaten Pelalawan pada 2022 akan merealisasikan bantuan pupuk gratis serta bantuan sosial (Bansos) untuk anak yatim piatu dan janda tua serta orang tua jompo.
Hal ini disampaikan oleh Bupati Pelalawan H Zukri saat melakukan silahturahmi bersama masyarakat Desa Mayang Sari, kecamatan Pangkalan Lesung, Selasa (9/11/2021).
"InsyaAllah, bantuan pupuk gratis tahun depan kita realisasikan, saat ini sedang digodok dalam draf APBD tahun 2022," tegas bupati Zukri.
"Untuk Bansos ini juga sedang dilakukan pendataan yang valid di lapangan," ujar bupati didampingi Wabup H Nasarudin SH MH serta dihadiri sejumlah kepala OPD di lingkup Pemda Pelalawan.
Cakapnya, bantuan program pupuk gratis adalah untuk perawatan kebun yang berorientasi motivasi bagi para petani.
"Program pupuk gratis bertujuan sebagai motivasi bagi petani untuk melakukan perawatan. Kami melihat hasil produksi yang dihasilkan kadang tidak sesuai dengan jumlah lahan yang mereka punya karena kebiasaan kita kurang melakukan perawatan serta kurang memberi pupuk kebun kita," ungkap bupati Zukri.
Ketua PDI Perjuangan provinsi Riau ini menambahkan, jika kebun masyarakat dirawat tentu akan memberikan pemasukan besar bagi petani. Lalu daya beli petani meningkat dan UMKM terbantu dengan transaksi jual beli di pasar.
"UMKM bangkit dan merasakan dampak dari transaksi jual beli di pasar sehingga menghasilkan pemasukan bagi daerah dan penghasilan bagi negara, begitu skema perputaran ekonominya," tegasnya lagi.
Sementara itu bantuan anak yatim, janda tua dan orang tua jompo setelah APBD tahun 2022 disahkan akan langsung distribusikan setiap bulan kepada calon penerima.
"Sebenarnya diakhir tahun 2021 ini sudah bisa kita lakukan. Akan tetapi validasi datanya masih ada kekurangan. Ini menjadi tanggung jawab kepala desa, RT dan RW untuk benar-benar memberikan data yang ril masyarakat yang berhak menerima. Sehingga tidak salah sasaran pendistribusiannya kedepan," pungkasnya.
Komentar Anda :