www.siagakupas.com
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Senin, 25 Mei 2026
 
Momen Hari Pers Nasional, Sejumlah Tokoh Masyarakat Nias Di Pelalawan Ajak Puluhan Owner Media Ono Niha Yang Ada Di Riau
Editor: | Rabu, 10-02-2021 - 19:52:46 WIB

TERKAIT:
   
 

Usai ngopi bareng sejumlah tokoh masyarakat Nias foto bersama dengan puluhan Owner Media Ononiha.


Siagakupas.com, Pelalawan - Tempatan Peringati Hari pers Nasional (HPN) tahun 2021, sejumlah tokoh masyarakat Nias asal Kabupaten Pelalawan, mengajak  puluhan owner  media Ononiha ngopi bareng (nobar) yang ada di Provinsi Riau, Selasa (9/2/2021).

Kopi bareng yang dilaksanakan dirumah salah seorang tokoh masyarakat Nias (Ononiha) di Kabupaten Pelelawan, Sokhitulo Laia  dihadiri beberapa tokoh masyarakat Nias di Riau seperti Drs. Sozifao Hia, Sekhiatulo Laia, Samazasa Nduru, Romanus Telaumbanua, Sefiasnus Zai SH , Yulianus Halawa (tokoh pemuda) Eprisman A J Ndruru SH dan Sadarman Laia SH MH, tokoh agama prases Resor BNKP 60 dan anggota DPRD Kampar, Anotona Nazara, SE berjalan penuh rasa kekeluargaan  .

Dalam pertemuan tersebut diwarnai  canda tawa puluhan  owner  media ini,  membahas  masalah perkembangan  media Ononiha di Riau  di masa pandemi covid-19, termasuk perkembangan pemberitaan terkait  dugaan  kasus Video Call Sexs (VCS)  yang sempat heboh  menimpa oknum yang berinisial “SH”  dalam dua bulan terakhir ini.

SFH didepan puluhan wartawan memohon maaf atas kasus yang menimpa dirinya terutama masyarakat Ononiha yang ada di Riau apalagi ononiha yang ada di Kabupaten Pelalawan. Dalam kasus ini kata SFH murni ada unsur pemerasan yang disinyalir merupakan sindikat yang ahli dalam Informasi Transaksi Elektronik (ITE).  

"Dalam masalah kasus ini Saya tidak pernah melakukannya , justru saya sangat terkejut saat vidio tersebut dikirim karena tidak terpehuni keinginan mereka (pelaku-red)  sehingga vidio disebarluaskan dan menimbulkan keheboan  di tengah-tengah masyarakat termasuk suku Nias yang menerima dampaknya," jelasnya.

Ia juga menjelaskan, masalah ini sudah dilaporkan ke Polda Riau pada bulan Desember 2020 lalu untuk sementara waktu sudah ditetapkan dua tersangka pria bukan wanita penyebar vidio tersebut, katanya .
   
Terkait dalam kasus tersebut, SFH menyampaikan sangat menyesali pemberitaan sepihak yang ada  dibeberapa media online  di Riau salah satunya HBC, yang pemberitaannya  penuh tendensius dan menghakimi  dirinya, apalagi dalam pemberitaan lengkap ditulis nama dan jabatan saya  tidak memakai inisial,  yang menurutnya   sangat merugikan nama baiknya dan keluarga.

"Apalagi  dalam pemberitaan tersebut oknum wartawan HBC yang berinisial H, yang menurut SFH tidak pernah melakukan konfirmasi kepadanya," tegas SFH.

Atas pemberitaan oknum wartawan H, yang diduga sudah mencemarkan nama baiknya. "Kami akan mengambil langkah-langkah hukum  dan melayangkan hak jawab dan surat ke Dewan Pers (DP) terkait pemberitaan kasus VCS yang ada di media online HBC," pungkasnya.    

Dalam kesempatan itu, Anotona Nazara, selaku anggota DPRD Kampar menyampaikan, sangat menyesali jika ada pemberitaan yang sepihak karena hal tersebut tidak baik dan sangat merugikan orang lain.

"Sebaiknya dalam menulis berita sudah diatur dalam Kode Etik Jurnalistik (KEJ),seperti dalam pasal 3 sangat berbunyi wartawan Indonesia selalu menguji informasi, memberitakan secara berimbang, tidak mencampurkan fakta dan opini yang menghakimi serta menerapkan asas praduga tak bersalah.

"Kehebatan wartawan dikenal dari kwalitas tulisannya bukan  dikenal dari tulisan yang asal ada, apalagi karya tulisan yang tidak menjunjung tinggi KEJ, jadilah wartawan yang profesional yang menjunjung tinggi KEJ , tidak mencampur adukkan fakta dan opini,"  Sindir Nazara.  

Senada disampaikan Sefianus Zai (owner)  Media Zonariau.com, sangat menyesali pemberitaan yang disinyalir tidak berimbang  yang tidak berpedoman kepada KEJ, apalagi yang menulis salah satu seorang ononiha yang ada di Riau ini.

"Sementara fungsi dan tugas wartawan sudah diatur dalam Undang-Undang  Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers  salah satunya  diatur masalah KEJ . Akibat dari pemberitaan tersebut menimbulkan keresahan ditengah- tengah masyarakat khusunya warga Pelalawam asal kepulauan Nias," imbuhnya.

Sementara diluar sana “ONONIHA”  dikenal dengan persaudaraannya  baik dan kompak, kalau bukan kita siapa lagi, tutupnya.***( Tim )



 
Berita Lainnya :
  • Momen Hari Pers Nasional, Sejumlah Tokoh Masyarakat Nias Di Pelalawan Ajak Puluhan Owner Media Ono Niha Yang Ada Di Riau
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 14 Pengacara Dampingi Istri Korban Pembunuhan Sadis Adieli Zebua, Dan Resmi Buat Laporan Ke Polsek Tenayan Raya
    2 Lurah Pematang Kapau Tar Ajaman S.Sos Pekanbaru Serahkan Bantuan Sembako 943 paket melalui RT/RW
    3 SMP Negeri 1 Idanogawo di Duga Keluarkan SKL Tanpa Nilai Siswa, Kadis Pendidikan : Akan Kita Tindak Lanjuti
    4 Serah Terima Jabatan Bupati dan Wakil Bupati Rokan Hilir, 2021-2026
    5 Kopdagrin Kembali Melatih Pembatik Empat Kecamatan di KUANSING
    6 Polres Dumai Bekuk Dua Kurir Bersama ± 23 Kilogram Shabu Dan 19.937 Butir Pil Ekstasi
    7 Kades Orahili Ulunoyo Sukadamai Ndruru Mendata Ulang Masyarakat Yang Menerima BLT Tahun 2021
    8 Miris, Atlet Riau untuk PON Papua Cuma Dibekali Sarapan Pagi Roti Bakar dan Susu Kotak
    9 Pembunuhan Sadis Yang Terjadi di Pelalawan Seperti Adegan Film Horor
    10 Bupati Kampar Pimpin Do’a Dan Sholawat Bersama Agar Dijauhkan Dari Bencana dan Wabah
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan